.

.

.

.

.

    , , , , , , ,

    ELVIPS.COM - Syamsir Alam pernah digadang-gadang bakal tumbuh sebagai pesepakbola hebat di Indonesia. Hal itu tak lepas dari kiprahnya yang pernah menimba ilmu dan berkarier di Uruguay bersama Penarol pada 2008-2009.

    Bakat Syamsir kala itu sempat dilirik dua klub Belanda, Heerenveen pada 2009-2010 dan pernah bermain untuk tim muda dari klub Belanda lainnya, Vitesse Arnhem, pada 2010-2011.

    Akan tetapi, kini karier sepakbola Syamsir Alam seakan berubah 360 derajat. Dari pemain muda potensial kemudian tumbuh menjadi pemain profesional, kini pesepakbola 24 tahun itu turun kasta bermain di liga antar kampung (Tarkam).

    Kisah perjalanan karier pemuda asal Sumatera Barat itu memang menarik untuk ditelisik. Pasalnya, ia juga pernah menghebohkan jagat hiburan Tanah Air, lantaran mengencani sejumlah wanita cantik sekaligus selebriti Indonesia.

    Lantas, seperti apa kehidupan dan perjalanan Syamsir Alam di sepakbola dan apa saja yang mesti dilakukan untuk mengembalikan kejayaannya? Berikut rangkumannya yang di lansir dari indosport.

    1. Langganan Timnas


    Beberapa tahun lalu, Syamsir Alam selalu menjadi langganan Timnas, mulai dari U-11 hingga U-23. Sepak terjangnya selama membela Garuda Muda tidak lah buruk, ia bahkan selalu menjadi andalan di lini penyerangan.

    Kemampuannya tersebut bahkan pernah dipuji oleh pelatih Timnas senior saat ini, Alfred Riedl. Ia menilai Syamsir merupakan pemain yang punya potensi karena memiliki skill yang mumpuni.



    “Dia pemain hebat, memang pada waktu itu (seleksi Timnas di 2011) dia mengalami cedera. Tapi saya melihat dia selama tiga atau empat jam sudah cukup untuk mengetahui potensinya,” tutur Alfred.

    “Syamsir Alam punya bakat yang bagus, sangat kuat dan postur di atas rata-rata untuk seorang pemain Indonesia, selain itu skill juga bagus,” sambung pelatih asal Austria tersebut.

    Saat membela Timnas U-23 dalam laga uji coba melawan Timor Leste yang berkesudahan dengan skor 5-0 pada 2011 lalu, Syamsir tampil bagus. Masuk di babak kedua, ia bermain cukup apik dan mencetak satu gol.

    2. Gonta-ganti Klub


    Digadang-gadang sebagai penerus era Bambang Pamungkas, kini Syamsir Alam belum mampu menunjukan tajinya di level senior. Padahal, dia mendapatkan beasiswa generasi pertama program pelatnas jangka panjang SAD Uruguay pada 2008.

    Pada musim perdana tampil di Liga U-17 Quinta Division 2008, Syamsir menjadi top scorer dari tim SAD Indonesia dengan mengemas 15 gol dari 29 laga. Ia pun sempat dipinjam Penarol pada musim selanjutnya.

    Pada 2011, Syamsir meninggalkan tim SAD untuk bergabung dengan klub Divisi II Belgia, CS Vise. Namun, selama dua musim berkiprah di Belgia, pemain berusia 24 tahun tersebut lebih banyak menghuni bangku cadangan.

    Cedera punggung membuat pemain kelahiran Agam, 6 Juli 1992, itu kesulitan menemukan level permainan terbaik. Meski begitu. Syamsir tetap mendapat kepercayaan Rahmad Darmawan saat dipanggil untuk mengikuti seleksi Timnas SEA Games 2011.


    Tampil impresif selama sepekan di sesi latihan pelatnas, nama Syamsir justru tak masuk skuat inti. Situasi serupa terjadi di SEA Games 2013, Syamsir dinilai tampil di bawah ekspektasi RD.

    Pada 2013, Syamsir membuat sensasi saat digaet klub asal Amerika, DC United. Klub itu dimiliki pengusaha asal Indonesia, Erick Thohir. Tetapi, kesempatan emas berkarier di kompetisi MLS tak dimanfaatkan secara baik oleh sang pemain.

    Selama semusim di Washington DC, Syamsir lebih sering hanya ikut latihan bersama DC United. Namanya tidak pernah masuk line-up, sehingga ia memutuskan pulang ke Tanah Air, dan bergabung dengan Sriwijaya FC.


    Dewi Fortuna seakan belum berpihak pada Syamsir Alam. Ia kesulitan menembus tim inti dan lebih sering duduk di bangku cadangan. Ia kemudian memilih pindah ke Persipasi Bandung Raya (PBR) di awal 2015. Apesnya, kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2015 terhenti pada bulan April, akibat konflik antara PSSI dengan pemerintah.

    Di tahun 2016, Syamsir Alam kemudian mencoba peruntungannya di kompetisi Torabika Soccer Championship (TSC) A bersama Persiba Balikpapan. Namun, lagi-lagi ia didepak lantaran dinilai minim kontribusi untuk tim.

    Namun, minimnya kontribusi yang diberikan Syamsir Alam disebakan karena jarangnya ia menadapatkan kesempatan bermain di beberapa klub yang pernah dibelanya. Hal itu diakui pula oleh pemain 24 tahun itu usai terdepak dari Persiba.

    "Terima kasih Balikpapan. Waktu yang singkat namun akan susah saya lupakan. Mungkin benar saya belum memberikan kontribusi berarti, tapi apa saya diberikan menit bermain yang adil?" ujarnya.

    3. Dikelilingi Selebritis


    Muda, tampan dan bergelut di sepakbola yang merupakan olahraga paling paling diminati di dunia, tentu membuat sosok Syamsir Alam cepat dikenal, termasuk bagi kaum wanita.

    Pria berumur 24 tahun tersebut bahkan mampu menyihir sejumlah selebriti Tanah Air hingga jatuh ke pelukannya. Sebut saja nama Aura Kasih, Tyas Mirasih hingga mantan model dewasa, Anggita Sari, dikabarkan pernah menjalin hubungan dengan Syamsir Alam.


    Kini, Syamsir Alam pun masih menjalin kasih dengan kalangan selebritis. Ia disebut berpacaran dengan model yang tengah naik daun, Picci Ramlan. Wanita cantik tersebut merupakan keponakan dari presenter seksi, Olla Ramlan.

    Kedekatan dirinya dengan sejumlah wanita cantik tersebut pun membuat Syamsir Alam seolah tak percaya. Ia mengaku heran kenapa selebritis tersebut mau dengan dirinya.

    "Gua juga bingung, kenapa artis-artis mau sama gua. Padahal kan gua pemain bola. Enggak ada uangnya, pergi aja naik mobil mereka," kata Syamsir.

    4. Tarkam Lebih Baik Dibanding Korupsi


    Usai didepak Persiba Balikpapan, Syamsir Alam muncul dengan kabar menghebohkan. Bagaimana tidak, pemain profesional yang semopat merumput di luar negeri kini harus melanjutkan karier sepakbola profesionalnya ke level turnamen antar kampung atau tarkam.

    Hal itu diketahui melalui sebuah foto yang diunggah Syamsir melalui akun Instagram pribadinya, @syamsir11alam. Mantan pemain Sriwijaya FC itu memperlihatkan dirinya dikerumuni masyarakat usai bermain dalam laga tarkam di sebuah kampung wilayah Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi).

    Ia tidak malu memperlihatkan dirinya yang bermain tarkam. Menurutnya, hal tersebut sangat sah dilakukan para pesepakbola profesional termasuk dirinya.

    "Benar saya bermain tarkam. Orang-orang pada heboh ya? Padahal saya cari uang halal. Gimana saya merampok? Pasti lebih heboh," ungkap Syamsir seraya bercanda kepada INDOSPORT.

    "Saya tarkam di mana-mana. Saya tidak malu bermain tarkam. Kenapa harus malu? Ini halal. Banyak orang yang korupsi saja tidak malu," lanjutnya.

    Apa yang dilakukan Syamsir Alam memang tak salah dan menunjukan dia adalah seorang yang pekerja keras. Tarkam menjadi ajang untuk menjaga kebugarannya saat belum mendapat tawaran bermain dari klub-klub tanah air dan luar negeri.


    Namun, karier Syamsir di Liga Tarkam bukan tanpa risiko. Ia bisa saja mendapatkan cedera parah, seperti yang sempat dialami pemain Persib Bandung, Zulham Zamrun.

    Winger lincah itu hampir saja menutup kariernya sebagai pesepakbola profesional, akibat cedera Anterior Cruciate Ligament (ACL) yang dideritanya ketika bermain tarkam di Habibie Cup 2015. ACL merupakan cedera yang terjadi karena adanya robekan pada cruciatum anterior ligamen dalam sendi lutut.

    5. Harus Lebih Disilpin dan Terus Belajar


    Muly Munial, mantan Manajer Pelita Bandung Raya (PBR), klub yang pernah memakai jasa Syamsir Alam, mengabarkan bahwa pemain 24 tahun itu kerapberlaku tidak disiplin. Hal itu pula yang menjadi penyebab ia terbuang dari klub.

    Ia diminta untuk serius menata kariernya di dunia sepak bola dibanding mengurusi kedekatannya dengan beberapa selebritis dari dunia entertain beberapa waktu lalu.

    Syamsir Alam dinilai punya bakat serta teknik bagus yang menunjangnya menjadi seorang penyerang hebat. Oleh karenanya sikap disiplin menjadi harga mati bagi mantan pemain CS Vise tersebut.


    "Saya melihat Syamsir punya bakat dan teknik yang dibutuhkan sebagai striker. Dia masih muda dan punya kesempatan luas untuk bangkit dari masa terpuruk asalkan mau disiplin diri mulai saat ini," ungkap legenda Timnas Indonesia, Bima Sakti, yang kini menjadi asisten pelatih Persiba Balikpapan.

    "Saya selalu ingatkan dia masih muda dan masih bisa mengejar cita-citanya asalkan mau kerja keras, fokus, dan tanggung jawab dengan profesinya,"sambungnya.

    Wejangan tak jauh berbeda juga pernah diungkapkan pelatih Tinmas, Alfred Riedl, jauh-jauh hari sebelum Syamsir kembali berkarier di Indonesia. Pria kelahiran Vienna, Austria, 66 tahun silam tersebut meminta agar Syamsir Alam terus belajar dan mencari pengalaman bermain agar bisa menjadi seorang pemain bintang.


    “Dia wajib menimba ilmu sebanyak-banyaknya dari Uruguay dan mencari pengalaman bertanding sebanyak-banyaknya. Selanjutnya dia akan menjadi pemain profesional, kemudian kita lihat saja nanti," tandas Riedl beberapa tahun lalu.

    Dengan keadaan saat ini, nampaknya Syamsir Alam memang harus mulai bekerja keras mengawali kariernya dari nol lagi. Sikap kerja keras dan pantang menyerah yang ditunjukannya bisa menjadi modal awal untuk bangkit dan menunjukan kelasnya seperti beberapa tahun lalu.

    , , ,

    ELVIPS.COM - Nama pebalap asal Indonesia, Rio Haryanto dipastikan tidak ada lagi dalam daftar starting grid F1 musim ini, setelah tim Manor Racing resmi mendepak Rio dari kursi pebalap utama. Belum selesainya pembayaran Rio kepada Manor, jadi alasan pemecatan pebalap F1 pertama asal Tanah Air ini.


    Dilansir dari Kompas, Rio Haryanto dipastikan urung menyelesaikan musim balap  F1 2016 secara penuh. Posisi dia di Manor Racing Team digantikan oleh pebalap yunior Mercedes yang  sebelumnya berlaga di ajang DTM 2016, Esteban Ocon.
    Pergantian kursi pebalap dalam tubuh Manor terjadi setelah Rio, yang berstatus pay driver, gagal menuntaskan sisa pembayaran yang telah jatuh tempo. Rio pun akhirnya hanya bisa menjalani 11 seri balap F1 atau hanya cuma separuh musim.
    Ocon mengaku senang dengan keputusan Manor yang menunjuknya sebagai pengganti Rio. Pebalap Mercedes pada seri DTM itu mengatakan siap melakoni tugas barunya.
    “Saya sangat senang akan melakukan debut balapan F1 dengan Manor Racing akhir bulan ini dan Sirkuit De Spa-Francorhamps merupakan sirkuit terbaik di negara saya,” tutur Ocon yang dilansir Motorsport, Rabu (10/8/2016).
    “Saya siap menjalani kenaikan kelas yang menyenangkan ini. Terima kasih kepada pengalaman yang saya dapat sebagai pebalap pengganti F1 (di tim Renault) pada musim ini,” ucap Ocon.
    “Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada tim Renault Sport F1 dan Mercedes-Benz yang telah bekerja bersama untuk memastikan ini terjadi, dan kepada Manor Racing untuk kesempatan yang diberikan,” kata pebalap asal Perancis itu.
    Ocon (19) tercatat sebagai pebalap binaan tim balap Mercedes. Selain membela tim pabrikan Jerman tersebut pada DTM 2016, Ocon juga menjadi pebalap pengganti tim F1 Renault.
    Sepanjang musim 2016, Ocon telah menjajal mobil F1 sebanyak empat kali. Ocon terakhir kali memacu jet darat milik Renault pada sesi latihan bebas pertama GP Jerman di Hockenheimring, 29 Juli lalu.
    Meskipun sudah dipastikan tidak lagi menjadi first driver Manor, namun Rio tidak lalu cabut dari tim asal Inggris tersebut. Kabarnya manajemen Manor masih berbaik hati dengan memberikan kesempatan Rio menjadi driver cadangan hingga akhir musim nanti.
    Tawaran ini sendiri langsung diterima manajemen Rio. Bagi Rio kesempatan bertahan di F1 meskipun sebagai driver cadangan akan dimanfaatkan untuk mencari sponsor baru, dengan harapan musim depan bisa kembali berlaga sebagai pebalap utama.

    , , , , , ,

    Setelah melewati Grand Prix Jerman, Rio Haryanto bakal sibuk mencari sponsor untuk membuatnya bertahan di pentas F1 musim ini.
    ELVIPS.COM - Rio Haryanto telah melewati seri balap ke-12 Formula 1 2016 di Jerman, Minggu (31/7/2016). Pembalap Manor Racing langsung meminta krunya bisa beristirahat sejenak usai bertarung di Sirkuit Hockenheim.

    Rio mampu finis di peringkat ke-20 dalam balapan yang dimenangi Lewis Hamilton. Meski sempat menyenggol rekannya, Pascal Wehrlein, pembalap berusia 23 tahun bisa menyentuh garis akhir.

    "Secara keseluruhan, balapan tidak terlalu buruk. Kami masih bisa bersaing dengan Sauber, yang memang kami harus lakukan," ucap Rio selepas balapan.

    "Pada awal race, saya dapat kesempatan untuk menyalip rekan setimnya berkat jarak yang cukup dekat. Sayangnya kami tidak berhasil dan akhirnya malah menyenggol, sayap mobil saya rusak,"

    "Kami terus berjalan sampai saya pit stop pertama dan sementara itu saya mampu tetap menjaga jarak dengan Marcus Ericsson, tepat di depan antara Pascal dan saya," tandasnya.

    Setelah Grand Prix Jerman berlangsung, Rio masih akan terus sibuk soal F1. Jika Hamilton cs bisa berlibur selama hampir tiga pekan, Rio justru akan sibuk mencari sponsor untuk membantu kelanjutan kiprahnya di pentas F1 musim ini.

    Ya, Rio mesti mencari dana sebesar 7,5 juta euro guna mempertahankan kursi pembalap Manor. Jika tidak bisa, ia terancam mengakhiri musim lebih cepat di mana Manor akan mencari pembalap baru.

    "Ini adalah akhir pekan yang baik bagi kami dan hasil yang bagus untuk tim di balapan yang sangat penting. Kami tidak akan terlalu banyak istirahat, kami akan tetap sibuk bekerja untuk pastikan saya bisa terus balapan ke paruh kedua musim ini," tambahnya.

    "Tapi saya harap seluruh tim bisa beristirahat karena sudah melewati 12 balapan dan semua orang sudah bekerja sangat keras. Saya ucapkan terima kasih kepada mereka yang sudah bekerja dengan baik sejauh ini," pungkasnya.

    Hasil Lengkap GP Jerman dan Klasemen Formula 1


    Lewis Hamilton menyelesaikan balapan terakhir paruh pertama di Grand Prix Jerman dengan kemenangan. Pembalap tim Mercedes tersebut sukses menyelesaikan seri balap Formula 1 ke-12 setelah menyelesaikan catatan waktu 1 jam 30 menit 44.200 detik. 

    Ini adalah kemenangan yang sangat istimewa buat Hamilton. Pasalnya ini merupakan pertama kalinya juara dunia musim lalu berhasil naik podium pertama di Sirkuit Hockenheim bersama Mercedes. 

    Secara keseluruhan Hamilton telah mengumpulkan podium sebanyak delapan kali dimana enam diantaranya berhasil dimenangkannya. Berkat keberhasilannya tersebut mantan kekasih Nicole Scherzinger semakin kukuh di puncak klasemen Formula 1 dengan raihan 217 poin. 

    Hamilton unggul 19 poin dari rekan setimnya Nico Rosberg. Rosberg yang berstatus sebagai pembalap tuan rumah hanya mampu menyelesaikan balapan di urutan keempat. Sementara Rio Haryanto masih kesulitan memberikan poin buat tim Manor Racing setelah menyelesaikan balapan di posisi 20. 

    Berikut hasil catatan waktu GP Jerman: 

    1. Lewis Hamilton Mercedes 67 laps -1 jam 30 menit 44.200 detik     
    2. Daniel Ricciardo  Red Bull +6.996     
    3. Max Verstappen Red Bull +13.413 
    4. Nico Rosberg  Mercedes +15.845 
    5. Sebastian Vettel Ferrari +32.570 
    6. Kimi Raikkonen Ferrari  +37.023 
    7. Nico Hulkenberg Force India  +70.049 
    8. Jenson Button McLaren +1 lap 
    9. Valtteri Bottas Williams +1 lap 
    10. Sergio Perez Force India  +1 lap
    11. Esteban Gutierrez Haas +1 lap 
    12. Fernando Alonso McLaren +1 lap
    13. Romain Grosjean Haas +1 lap 
    14. Carlos Sainz Toro Rosso +1 lap 
    15. Daniil Kvyat Toro Rosso  +1 lap
    16. Kevin Magnussen Renault +1 lap
    17. Pascal Wehrlein Manor +2 laps 
    18. Marcus Ericsson Sauber +2 laps 
    19. Jolyon Palmer Renault +2 laps 
    20. Rio Haryanto Manor +2 laps
    21. Felipe Nasr Sauber DNF 
    22. Felipe Massa Williams DNF 

    Berikut peringkat sepuluh besar di Formula 1: 

    1. Lewis Hamilton     217
    2. Nico Rosberg 198
    3. Daniel Ricciardo 133    
    4. Kimi Raikkonen     122
    5. Sebastian Vettel 120
    6. Max Verstappen 115    
    7. Valtteri Bottas 58
    8. Sergio Perez 48
    9. Felipe Massa 38
    10. Nico Hulkenberg 33


    , ,

    ELVIPS.COM - Indonesia meraih medali pertama pada Olimpiade Rio 2016 yang disumbangkan lifter putri Sri Wahyuni, Sabtu (6/8/2016) atau Minggu pagi WIB.

    Yuni yang turun pada kelas 48 kg meraih medali perak setelah berhasil mencatat total angkatan 192 kg.
    Medali emas nomor ini jatuh ke tangan Sopita Tanasan. Lifter Thailand ini berhasil melakukan total angkatan 200 kg.
    Pada kategori snatch, Yuni berada di urutan kedua. Dia kalah dari Sopita yang berhasil mengangkat beban 92 kg.
    Sopita sukses melakukan tiga percobaan angkatan snatch seberat 88 kg, 90 kg, dan 92 kg.
    Yuni berhasil mengangkat beban seberat 85 kg. Angkatan ini didapat pada percobaan kedua.
    Pada percobaan pertama, Yuni berhasil mengangkat beban 82 kg. Namun, pada percobaan ketiga atau terakhir, dia gagal mengangkat beban seberat 87 kg.
    Pada clean and jerk, Yuni berhasil mengangkat 107 kg pada percobaan pertama. Pada percobaan kedua dia gagal mengangkat 115 kg.
    Pada percobaan ketiga, dia kembali gagal mengangkat beban seberat 115 kg. Adapun Sopita mengangkat 108 kg.

    Sumber:
    http://olahraga.kompas.com/read/2016/08/07/07214781/lifter.sri.wahyuni.raih.medali.perak.

    , , , ,


    ELVIPS.COM - Cristiano Ronaldo sudah cukup punya gaya sebagai pelatih profesional. Dia terus berpatroli di technical area Portugal, seraya mengeluarkan instruksi taktis saat melawan Prancis/foto-foto:reuters/Twitter (?@Eurosport_UK)

    Ronaldo mengalami momen terburuk sekaligus terbaik pada final Piala Eropa 2016 konta Prancis, Senin (11/7/2016) dini hari WIB. CR7 tak menyelesaikan pertandingan di Stade de France akibat cedera lutut, namun sebagai kapten, dia tak ingin kehilangan peran dan menjadi 'pelatih bayangan' di belakang Fernando Santos untuk membawa Portugal juara Piala Eropa untuk pertama kali setelah menang 1-0.  


    Ronaldo ditarik keluar pada menit ke-25 akibat cedera lutut setelah berbenturan dengan Dimitri Payet. Ada ejekan dan siulan ketika dia pertama kali terkapar seraya mencengkeram lututnya. Air mata mengalir dan wajahnya pun meringis kesakitan. Ternyata, cedera bintang Real Madrid itu serius sehingga harus ditandu keluar lapangan, dan posisinya digantikan Ricardo Quaresma.


    Barangkali Ronaldo harus selalu berucuran air mata tampil di final PialEropa. Pada final Piala Eropa 2004, saat masih berusia 19 tahun, wajah Ronaldo juga dihiasi air mata ketika merasakan sakitnya kekalahan pada final yang digelar di depan publik sendiri. Saat itu Portugal dikalahkan Yunani 0-1.


    Namun pasca cedera, tragedi Ronaldo berbalik menjadi kejayaan bagi Portugal. Seleccao das Quinas berhasil mencetak gol kemenangan melalui pemain pengganti Eder di babak extra time tepatnya menit ke-109. Peran Ronaldo di lapangan mungkin dikesampingkan, tapi dia terlibat sebagai motivator dan pelatih bayangan yang terus menyemangati timnya dari pinggir lapangan di sebelah Pelatih Fernando Santos.


    Ronaldo sudah cukup punya gaya pelatih profesional. Mantan penyerang Manchester United itu terus berpatroli di technical area Portugal, seraya mengeluarkan instruksi taktis. Pada satu kesempatan, dengan berjalan terpincang-pincang, dia ke sisi lapangan berteriak ke arah Joao Moutinho untuk kembali ke area lapangan. Dalam kondisi menahan luka, Ronaldo masih memancarkan kepemimpinannya.

    Ini video gaya Ronaldo menjadi 'pelatih bayangan' timnas Portugal. 
    posted from Bloggeroid

    , , , ,


    ELVIPS.COM - Gaya dan sosok Sir Alex Ferguson menghiasi duel Portugal kontra Perancis pada final Piala Eropa 2016 di Stade de France, Minggu (10/7/2016).

    Laga ini dimenangi Portugal berkat gol tunggal Eder pada babak tambahan waktu. Selama 96 menit, pasukan Fernando Santos bermain tanpa sang kapten, Cristiano Ronaldo, yang menderita cedera lutut.

    Meski ditarik keluar, Ronaldo tidak lantas meninggalkan arena pertandingan. Dia bertahan di bangku cadangan dan memberikan dukungan kepada rekan-rekan setimnya.

    Bahkan, bintang bernomor 7 ikut memberikan instruksi dari pinggir lapangan. Tampak pula gestureRonaldo menunjuk tangan kirinya seolah meniru "Fergie Time".

    "Fergie Time" adalah trik yang digunakan Sir Alex Ferguson untuk mencari gol injury time ketika menangani Manchester United. Pria asal Skotlandia itu biasa menunjuk jam tangan.

    Tidak cuma melalui bahasa tubuh Ronaldo, Ferguson hadir langsung di stadion. Dia turut menyelamati Ronaldo yang notabene bekas anak asuhnya setelah penyerahan trofi.

    Keduanya terlihat berpelukan. Ferguson pun tampak memberikan bisikan di telinga sang pemain.

    Ferguson bukanlah satu-satunya alumnus Manchester United yang melayangkan ucapan selamat kepada Ronaldo. Ada pula Rio Ferdinand yang merilis kicauan untuk Ronaldo dan Luis Nani.

    Momen ini memang terasa spesial bagi Ronaldo. Untuk kali pertama, dia membawa negaranya menjuarai turnamen internasional.

    Kesempatan pertama datang pada 2004 ketika Piala Eropa digelar di Portugal. Namun, tim yang diasuh Felipe Scolari ketika itu kalah 0-1 dari Yunani di final.

    "Saya sudah menunggu lama sejak 2004 dan meminta kesempatan kedua kepada Tuhan. Hari ini, saya tidak beruntung karena mengalami cedera, tetapi tetap percaya bahwa rekan-rekan cukup kuat. Ini salah satu momen paling bahagia untuk saya," kata Ronaldo.
    posted from Bloggeroid

    , ,


    ELVIPS.COM - Pembalap Mercedes, Lewis Hamiltonmencatatkan waktu tercepat saat sesi kualifikasi di Sirkuit Silverstone, Sabtu (9/7/2016). Sedangkan jagoan balap Indonesia, Rio Haryanto akan memulai balapan di depan tiga pembalap.

    Melahap 14 lap selama babak kualifikasi, Hamilton mencatatkan waktu tercepat satu menit 29, 287 detik. Posisi kedua dan ketiga menjadi milik Nico Rosberg dan Max Verstappen.

    Pembalap Ferrari, Kimi Raikkonen berada di urutan kelima. Dia mencatatkan waktu terbaik satu menit 30,881 detik. Sedangkan rekan satu timnya, Sebastian Vettel berada di posisi keenam.

    Sementara itu, Rio berada di posisi ke-19. Pembalap Manor Racing itu mencatatkan waktu tercepat satu menit 33,098 detik setelah melahap sembilan lap.

    Rekan Rio, Pascal Wehrlein bakal mengawali balapan dari urutan ke-20. Catatan waktu tercepatnya adalah, satu menit 33,151 detik. Dua pembalap Sauber, Felipe Nasr dan Marcus Ericsson bakal start dari baris terbelakang.

    Berikut hasil kualifikasi F1 GP Inggris:

    posted from Bloggeroid

    , ,


    ELVIPS.COM - Rio Haryanto menyelesaikan pertarungan di GP Monaco, Minggu (29/5/2016). Pebalap berusia 23 tahun ini berhasilfinish di urutan ke-15 setelah berangkat dari posisi ke-19.

    Juara pertama diraih oleh pebalap Mercedes-Benz, Lewis Hamilton, lalu diikuti pebalap Red Bull Daniel Ricciardo pada posisi kedua. Hamilton menyelesaikan balapan 78 lap dengan catatan 1 jam 59 menit 29.133 detik.

    Sebelumnya, banyak insiden yang terjadi selama 78 putaran berlangsung. Mulai dari lap awal sampai pertengahan beberapa pebalap sudah banyak yang tersingkir akibat kecelakaan yang terjadi.

    Mulai dari Jolyon Palmer (Renault), Kimi Raikonen (Ferrari), Daniil Kvyat (Red Bull), Kevin Magnussen (Renault), Marcus Ericsson (Sauber), Felipe Nasr (Sauber), dan pebalap muda Max Verstappen (Red Bull). Hampir semuanya mengalami insiden kecelakaan, dari tabrakan sampai membentur pembatasn lintasan (Arco).

    Untuk rekan satu tim Rio sendiri, Pascal Wehrlein, berhasil menyelesaikan balap pada posisi ke-14. Pascal kena hukum penalti selama 10 detik akibat melakukan speeding saat sedang sedan virtual safety carberlangsung.

    Hasil Balapan GP Monaco

    1. Lewis Hamilton    GBR Mercedes-Mercedes   1h 59m 29.133s
    2. Daniel Ricciardo    AUS Red Bull-Renault    +07.252s
    3. Sergio Perez    MEX Force India-Mercedes    +13.825s
    4. Sebastian Vettel    GER Ferrari-Ferrari    +15.846s
    5. Fernando Alonso    ESP McLaren-Honda    +85.076s
    6. Nico Hulkenberg    GER Force India-Mercedes    +92.999s
    7. Nico Rosberg    GER Mercedes-Mercedes    +93.290s
    8. Carlos Sainz Jr    ESP Toro Rosso-Ferrari    +1 lap
    9. Jenson Button    GBR McLaren-Honda    +1 lap
    10. Felipe Massa    BRZ Williams-Mercedes    +1 lap

    11. Valtteri Bottas    FIN Williams-Mercedes    +1 lap
    12. Esteban Gutierrez    MEX Haas-Ferrari    +1 lap
    13 Romain Grosjean    FRA Haas-Ferrari    +2 laps
    14. Pascal Wehrlein    GER Manor-Mercedes    +2 laps*
    15 Rio Haryanto    INA Manor-Mercedes    +2 laps

    Rtd Marcus Ericsson    SWE Sauber-Ferrari    51 laps completed
    Rtd Felipe Nasr    BRA Sauber-Ferrari    48 laps completed
    Rtd Max Verstappen NED Red Bull-Renault    34 laps completed
    Rtd Kevin Magnussen    DEN Renault-Renault    32 laps completed
    Rtd Daniil Kvyat    RUS Toro Rosso-Ferrari    18 laps completed
    Rtd Kimi Raikkonen    FIN Ferrari-Ferrari    10 laps completed
    Rtd Jolyon Palmer    GBR Renault-Renault    7 laps completed

    Fastest lap

    Lewis Hamilton    GBR Mercedes-Mercedes    1m 17.939s lap 71

    * penalti 10 detik
    posted from Bloggeroid

    , , ,


    ELVIPS.COM - Pebalap Manor Racing asal Indonesia, Rio Haryanto, berhasil menyelesaikan balapan GP Spanyol di Sirkuit de Barcelona-Catalunya, Minggu (15/5/2016), dengan finis di urutan ke-17.

    Rekan satu timnya, Pascal Wehrlein, finis satu tempat lebih baik darinya, di posisi ke-16.

    Pebalap Red Bull Racing, Max Verstappen (Belanda), membuat kejutan dengan finis di urutan pertama.

    Drama sudah tersaji pada lap pertama. Jelang memasuki tikungan 4, dua pebalap Mercedes saling bersenggolan hingga keluar lintasan, dan akhirnya harus berhenti dari balapan.

    Start dari posisi kedua, Nico Rosberg (jerman) behasil melewati Lewis Hamilton (Inggris) yang start dari pole position.

    Setelah melewati tikungan 3, Hamilton mencoba melewati Rosberg. Namun, mobil Hamilton melintir dan akhirnya menabrak Rosberg.

    Keduanya meluncur ke luar lintasan dan tak bisa melanjutkan balapan.

    Safety car masuk ke lintasan hingga akhir lap ketiga. Balapan kembali dimulai dengan dua pebalap Red Bull Racing, Daniel Ricciardo (Inggris) dan Verstappen.

    Di belakang mereka ada Carlos Sainz (Toro Rosso). Tak lama berselang, Sainz terlewati dua pebalap Ferrari, Sebastian Vettel (Jerman) dan Kimi Raikkonen (Finlandia).

    Posisi keempat pebalap tersebut tidak terusik, sementara di bagian belakang sering terjadi pergeseran posisi, termasuk Rio dan Wehrlein.

    Pada lap ke-27, Rio berada di urutan ke-18, sementara Wehrlein ke-20.

    Setelah keempatnya melakukan pit stop, posisi mereka sedikit berubah. Ricciardo masih memimpin diikuti Verstappen. Raikkonen berada di urutan ketiga, sementara Vettel keempat.

    Pada akhir lap ke-41, Wehrlein berada di urutan ke-17, sementara Rio ke-19.

    Di depan, persaingan ketat terjadi antara Verstappen dan Raikkonen dalam perebutan tempat pertama.

    Pada lap ke-59, Ricciardo melakukan serangan untuk melewati Vettel. Mereka hampir bersenggolan dua kali. Vettel berhasil mempertahankan posisinya.

    Sementara itu, Wehrlein dan Rio naik satu posisi ke urutan ke-16 dan ke-17.

    Ricciardo kembali berusaha melakukan serangan, tetapi tak pernah berhasil. Pebalap 26 tahun tersebut mengalami kebocoran ban belakang kiri dan harus masuk ke pit pada akhir lap ke-65.

    Di depan, Verstappen yang menjalani balapan pertamanya bersama Red Bull berhasil mempertahankan posisinya hingga finis.

    Bagi pebalap 18 tahun tersebut, ini merupakan kemenangan pertamanya sejak naik ke Formula 1.

    "Debut yang luar biasa, Max," kata bos Red Bull, Christian Horner, lewat radio setelah Verstappen melewati garis finis.

    "Terima kasih banyak, Christian," sahut Verstappen disertai tawa kecil.

    Duo Ferrari, Raikkonen dan Vettel, melengkapi podium dengan finis di urutan kedua dan ketiga.
    posted from Bloggeroid

    , ,


    ELVIPS.COM - Pebalap Manor Racing asal Indonesia, Rio Haryanto, melaju semakin cepat pada sesi latihan GP Rusia di Sochi Autodrom.

    Pada sesi ketiga yang berlangsung Sabtu (30/4/2016) pagi waktu setempat, Rio mencatat putaran terbaik 1 menit 39,599 detik.

    Catatan ini lebih baik dibanding hasil putarannya pada sesi pertama (1 menit 42,687 detik) dan sesi kedua (1 menit 41,148 detik) yang berlangsung pada Jumat (29/4/2016).

    Rio menutup sesi latihan ketiga dengan berada di urutan ke-19, satu posisi lebih baik dari rekan satu timnya, Pascal Wehrlein (Jerman), yang mencatat putaran terbaik 1 menit 39,663 detik.

    Pada sesi latihan kedua, Rio juga mencatat putaran lebih baik dari Wehrlein.

    Rio kalah dari Wehrlein pada sesi pertama karena hanya sempat turun delapan putaran akibat masalah dengan steering rack mobilnya.

    Rio menyelesaikan 19 putaran pada sesi latihan ketiga yang berlangsung 60 menit, sementara Wehrlein 18 putaran.

    Rio l juga mencatat prestasi lain pada sesi ini. Dia menjadi pebalap dengan catatan speed trap terbaik.



    Dua pebalap Mercedes, Lewis Hamilton dan Nico Rosberg, kembali jadi penguasa. Mereka bersaing sejak awal hingga akhir sesi.

    Rosberg lebih banyak memimpin sesi. Pada 10 menit terakhir, dia tiga kali mempertajam waktu putarannya.

    Namun, ketika sesi tersisa di bawah dua menit, Hamilton menyodok ke posisi tercepat berkat putaran 1 menit 36,403 detik.

    Hamilton bertahan sebagai yang tercepat hingga sesi berakhir. Dua pebalap Ferrari, Sebastian Vettel dan Kimi Raikkonen, menutup sesi dengan berada di urutan ketiga dan keempat.



    Para pebalap akan menjalani sesi kualifikasi pada Sabtu (30/4/2016) mulai pukul 15.00 waktu setempat (19.00 WIB) untuk menentukan posisi start balapan.
    posted from Bloggeroid


Top