.

.

.

.

.

    , , , , , ,


    ELVIPS.COM - Kita sėmua pasti pėrnah mėrasakan sakit, baik itu sakit yang ringan atau pun sakit yang parah, akan tėtapi kėtika kita mėngalami sakit kita tidak pėrlu tėrburu buru untuk mėmėriksanya kė doktėr, karėna sėbėnarnya kita dapat mėlakukan pėncėgahan atau pėngobatan sėndiri dėngan mėmijat tėlapak tangan kita sėndiri, bėrdasarkan pėnėlitian kėtika kita mėmijat titik titk pada tėlapak tangan kita hal ini dapat mėngobati sakit yang sėdang kita dėrita.

    Titik titik saraf tersebut dapat di lihat pada gambar di atas.

    Caranya :

    • Tekan titik organ mana yang sakit didalam tubuh dengan ibu jari, selama 5 detik.

    • Bebaskan ibu jari Anda - 3 detik.

    • Lalu tekan lagi. Ulangi ini selama beberapa menit.

    • Saat merasa sakit yang berkelanjutan, pijat sekurang-kurangnya sekali satu hari. Setelah satu minggu Anda bakal terasa jauh lebih membaik.

    7 BAGIAN ANGGOTA TUBUH YANG NYAMAN DIPIJAT KETIKA SAKIT :

    1. Pelipis Dekat Mata 5-7 detik, lepaskan perlahan

    2. Di antar Ibu Jari Dan Jari Telunjuk

    Area ini jika dipijat dapat menolong Anda yang alami sakit leher. Coba pijat selama 2 menit dengan gerakan yang lembut serta semakin intens.

    3. Tulang di Pergelangan Kaki

    Jika Anda mengalami sakit punggung bawah, sakit panggul maupun pinggul, Anda dapat memijat di pergelangan kaki, terutama dibagian tulang yang besar. Mungkin saja terdengar aneh, tetapi perlahan Anda bakal rasakan otot lebih santai dan nyaman.

    4. Mata Ketiga

    Kata orang, mata ketiga ini ada di pangkal hidung dekat kening. Dengan memijat ruang ini, Anda bisa meredakan mata yang capek. Langkahnya yaitu dengan memijat lembut ruang ini.

    Kerjakan sebagian tekanan biasa selama 1 menit. Mendekati sebagian tekanan akhir, tutup mata Anda. Tekan selama 9 kali, pada tekanan ke 10, tekan agak lama, lalu lepas perlahan-lahan.

    5. Sayap di Punggung

    Di punggung kita ada tulang yang menonjol seperti sayap, memijat ruang di sekitar sana memang bisa merasa nyaman. Tahukah Anda, pijatan ini bisa menolong meredakan permasalahan kelelahan leher, kepala, nyeri yang nampak di payud*R* bahkan juga permasalahan pernapasan.

    6. Telapak Kaki

    Di bagian telapak kaki, ada banyak sekali titik akupresur yang nyaman serta terkadang menyakitkan untuk dipijat. Memakai ibu jari untuk memijat sisi tengah telapak kaki dapat membantu Anda menangani permasalahan pencernaan.

    7. Punggung dan Telapak Tangan

    Waktu alami nyeri menstruasi yang tak melilit akan tetapi cukup mengganggu, cobalah pijat sisi tengah punggung telapak tangan serta sisi dalam telapaknya.

    Nah itulah titik – titik yang dapat anda pijat jika anda merasa sakit pada tubuh anda. Semoga bermanfaat.

    , , , , ,

    ELVIPS.COM - Upaya intensive untuk meminisir penyampaian penyampaian bernada kebencian dan penyampaian berita syarat dengan fitnah telah dilakukan oleh berbagai pihak yang tentu saja hal ini baru bisa berhasil, manakala ada upaya kerja sama antara Pemerintah dan masyarakat luas dan atau non Governmental Organizations dilakukan dengan apik dan tidak hanya sebatas wacana dan pengamatan pengamatan.
    Mengapa harus ada Participation action research and action programs between Government and Non Governmental Organizations?. Karena yang diperlukan adalah upaya untuk memastikan bahwa Kepentingan Negara dan Bangsa harus lebih diutamakan daripada kepentingan pribadi dan kelompok semata mata, tentu dalam kaitan dengan berbagai kemudahan yang timbul karena kemajuan Information and Communication Technology (ICT), memberangus situs situs yang dipastikan sebagai penyebab keresahan atau sources berita berita bohong adalah salah satu cara, tetapi bukan satu satunya.
    Media cetak dan atau elektronika yang memerlukan perijinan Pemerintah, mungkin saja dengan mudah dapat dikontrol dengan membekukan perijinan, tetapi di dunia cyber upaya pemberangusan tidak akan berjalan effektif, karena seseorang bisa saja melakukan hit and run untuk menghindari pemburuan dan tepatnya untuk melepaskan diri dari jeratan Undang undang tentang IT yang sudah ada di negeri ini.
    Kita tentu masih ingat tentang apa yang disebut sebagai ARAB SPRING?, yang akibatnya sampai saat ini masih belum terselesaikan dan berpengaruh terhadap masyarakat dunia pada umumnya dan juga Indonesia?.
    ARAB SPRING telah menjadikan Negara Negara Arab yang selama ini mapan karena berbagai kekayaan alamnya menjadi berantakan :
    Tunisia: Pemerintah digulingkan pada 14 Januari 2011. Presiden Zine el Abidine Ben Ali melarikan diri . Pemilihan untuk Majelis konstituen diselenggarakan pada 23 Oktober 2011.
    Mesir: Pemerintah digulingkan pada 11 Februari 2011. Presiden Hosni Mubarak mundur, menghadapi tuduhan membunuh demonstran tak bersenjata. Pemilu yang diselenggarakan pada 28 November 2011. Protes berlanjut di Tahrir Square.
    Libya: Protes anti-pemerintah dimulai pada 15 Februari 2011, yang mengarah ke perang saudara antara pasukan oposisi dan loyalis Moammar Gadhafi. Tripoli dikuasai dan pemerintah digulingkan pada Agustus 23. Gadhafi dibunuh oleh pasukan transisi pada 20 Oktober
    Suriah: Protes reformasi politik telah berlangsung sejak 26 Januari 2011 dengan bentrokan terus antara tentara Suriah dan pengunjuk rasa. Pada suatu hari di bulan Juli, 136 orang tewas ketika tank tentara Suriah menyerbu beberapa kota, dan sampai saat ini belum terselesaikan dan membawa korban beratus ribu jiwa serta kerugian materi lainnya yang tidak terhingga.
    Yaman: protes yang sedang berlangsung sejak 3 Februari 2011. Presiden Ali Abdullah Saleh terluka dalam serangan pada 4 Juni Pada tanggal 23 November, ia menandatangani perjanjian dan berakhirlah pemerintahannya selama 33 tahun, diiringi dengan kemelut menyedihkan yang terus terjadi, dan semakin menjadi dengan keterlibatan Saudi Arabia yang menghawatirkan kondisi Yaman berpengaruh terhadap stabilitas Nasionalnya.
    Negara-negara lain: Protes keras beralasan demokrasi yang berkaitan dengan Arab Spring juga terjadi di negara-negara lain juga, termasuk Aljazair, Irak, Yordania, Kuwait, Maroko, Oman dan Qatar (yang di respond dengan apik oleh Amir Qatar dengan mengundurkan diri dan mengangkat Putera mahkotanya sebagai penggantinya)
    ARAB SPRING kemudian melahirkan gerakan yang sangat membahayakan kemapanan sosial politik di Negara Negara dengan pendudukan mayoritas beragama Islam, karena dibentuknya organisasi Pemberontakan yang disebut sebagai DAESH atau ISIS yang pengaruh negativenya menyebar keseluruh dunia termasuk ke Indonesia.
    Tentu kita tahu bahwa penyebabnya adalah hal yang amat kecil saja jika dibandingkan dengan akibatnya, karena hanya disebab oleh seorang Pemuda berumur 26 tahun Mohamed Bouazizi penjual buah-buahan dan sayuran di kota Sidi Bouzid, Tunisia.
    Bouazizi adalah pencari nafkah untuk ibunya yang janda dan enam saudara kandung, tapi dia tidak memiliki izin untuk berdagang. Ketika polisi meminta Bouazizi untuk menyerahkan gerobak kayunya, ia menolak dan polisi yang diduga menampar dia.
    Marah setelah dipermalukan di depan umum, Bouazizi protes di depan gedung pemerintah dan membakar diri. Tindakan putus asanya bergaung segera keseluruh negeri. Protes dimulai hari itu di Sidi Bouzid, diabadikan oleh kamera ponsel dan disebarkan di Internet melalui Facebook.
    Dalam beberapa hari, protes mulai bermunculan di seluruh negeri, menuntut Presiden Zine El Abidine Ben Ali dan rezimnya untuk mundur. Sekitar satu bulan kemudian Presiden melarikan diri. Momentum Tunisia inilah yang bag teori domino meluluh lantakkan kemapanan Timur tengah yang dikenal sebagai Arab Spring. Setahun setelah Pemuda itu menjadi martir, maka seluruh dunia Arab bergerak menuntut perbaikan dan demokrasi yang lebih baik, tentu sama sekali tidak terkait dengan perbedaan sudut pandang hidup dan Agama, tentu tidak terkait dengan Islam dan Nasrani.

    Efek positif dan negatif dari Social Media di Masyarakat :
    Seperti diketahui bahwa Bangsa Indonesia adalah salah satu Bangsa terbesar dalam kaitan dengan penggunaan sosia media, Facebook, Twitter dan lain sebagainya, bahkan kehidupoan terasa kosong tanpa social media. Kita bisa melihat bagaimana pelayan di Mall, di Super market, di toko-toko retail lainnya menghadapi calon pembelinya, mereka tidak menghadapkan wajahnya saat melayani, karena terus sibuk menggeluti Handphone bahkan harus tertawa sendiri saat pembeli menyanyakan barang dagangannya dan ini sangat mengesalkan, tetapi ini semua terjadi dimana dimana bahkan saat ini pembantu Rumah tanggapun melakukan hal yang sama sehingga masakan sering harus GOSONG karena kesibukannya dengan facebook.
    Apa yang terjadi tersebut diatas adalah satu sisi dari tersebar luasnya penggunaan Sosial media “ facebook” di Negeri tercinta ini, sementara dari penglihatan lainnya, penyebar luasan penggunaan Sosial media ini merupakan bukti adanya kemajuan dari apa yang selalu disebut sebagai “DIGITAL LITERACY”, sesuatu yang kemudian membawa Yayasan Pendidikan Indonesia Wira Tata Buana berkiprah dan di tetapkan sebagai Special Consultative Status di Perserikatan Bangsa Bangsa dengan main activities “ BRIDGING DIGITAL DIVIDE”.
    Sebagai mana yang lain maka terdapat sisi positive dan negative, begitu juga dengan produk ICT yang disebut sebagai media social ini. Seorang Professor mantan rector Universitas Negeri di Inggris mengatakan bahwa sejak menjamurnya social media, maka Ummat manusia telah kehilangan “ THE SENCE OF COMMUNICATION?”. Sebelum menyimak lebih jauh mari kita lihat manfaat an mudhorotnya Sosial media.

    Efek positif dari Social Media :
    Kita tentu selalu membaca firman Allah SWT yang menyatakan bahwa sesungguhnya kita diciptakan oleh Allah dari satu keturunan yang sama (Adam dan Hawwa) kemudian di kembang biakkan bersuku suku, berbangsa bangsa, dengan satu tujuan agar kita selalu menjalin taaruf atau silaturaheem dan sebaik baik kita adalah yang selalu bertakwa kepada Allah.
    Di era ICT ini firman Allah SWT tersebut terbukti keberannya, betapa tidak:
    1. Kita bisa menjalin tali silaruraheem dengan siapapun dengan suku dan agama apapun di dunia ini, bahkan dengan hanya satu ketukan jari tangan bahkan tidak harus keluar dari kamar tidur walau kita sedang menjalin komunikasi dengan siapapun di benua apapun.
    2. Jaringan sosial membantu bisnis dalam berbagai cara. media pemasaran tradisional seperti radio, iklan TV dan iklan cetak benar-benar telah menjadi usang sekarang. Namun, dengan media sosial bisnis dapat terhubung dengan target pelanggan secara gratis, hanya biaya energi dan waktu, melalui Facebook, Twitter, LinkedIn atau situs sosial lainnya yang dengan demikian kita dapat menurunkan biaya pemasaran ke tingkat yang signifikan.
    3. Meningkatnya popularitas situs sosial seperti Twitter, Facebook dan LinkedIn, jaringan sosial telah mendapatkan perhatian sebagai pilihan komunikasi yang paling layak untuk para blogger, penulis artikel dan pencipta konten.
    4. Situs jejaring sosial ini telah membuka kesempatan bagi semua penulis dan blogger untuk terhubung dengan teknologi. Sahabat yang cerdas berbagi berbagi keahlian dengan kita melalui artikel atau positing psoting kita dengan cara berbagi artikel atau posting dalam lingkaran sosial kita dan yang lebih penting adalah kita bisa meningkatkan network di seluruh dunia dengan mudah dan murah.
    5. Jaringan sosial telah menghapus semua hambatan komunikasi dan interaksi. Mahasiswa dan para ahli dapat berbagi dan berkomunikasi dengan orang atau pihak lain dengan meminta masukan dan pendapat tentang topik tertentu.
    6. Dampak positif lain dari situs jaringan sosial adalah untuk menyatukan orang-orang pada platform besar untuk pencapaian beberapa tujuan tertentu. Hal ini sangat penting untuk membawa perubahan positif dalam masyarakat, bangsa dan Negara.


    Efek negatif dari Social Media :
    Walau dengan berbagai kelebihan atau efek positive dari sosdial media tersebut diatas, tetapi sebagai mana yang lain, maka terdapat pula sisi negativenya. Dan untuk hal ini Allah SWT telah mengingatkan kita untuk merespond hal hal negative dalam kaitan dengan informasi dengan firmannya “ Wahai Orang Orang yang beriman, jika datang kepadamua Orang Orang Fasik membawa berita, maka telitilah terlebih dahulu, agar jangan sampai ada keputusan keputusan bodoh terhadap seseorang atau kelompok, kemudian kalian menyesalinya”.
    Firman Allah tersebut diatas menjadi sangat jelas maknany, disaat kita semua tidak mampu hidup tanpa media social.
    1. Salah satu efek negatif dari media sosial atau jaringan itu menyebabkan kecanduan. Menghabiskan waktu berjam-jam di situs sosial dapat mengalihkan fokus dan perhatian dari tugas tertentu. Ini menurunkan tingkat motivasi terutama bagi para remaja dan mahasiswa. Mereka terutama mengandalkan teknologi dan internet bukan belajar pengetahuan praktis dan keahlian dari kehidupan sehari-hari.
    2. Anak-anak dapat sangat dipengaruhi oleh situs jejaring sosial ini jika mereka diizinkan untuk menggunakannya, Karen banyak situs situ pronografi di media sosial dan situs situs yang berisi kekerasan dan kebencian. Fitnah dan caci maki, yang dapat merusak perilaku anak bangsa. Betapa banyak kejahatan kejahatan yang mengerikan yang timbul karena kecanduan sesorang terhadap social media dan ketidak mampun untuk memilah memilihnya.
    3. Kelemahan lain dari media sosial adalah bahwa pengguna terlalu banyak informasi informasi bohong yang dapat menimbulkan ancaman bagi pribadi, kelompok bahkan Masyarakat dan negara. Bahkan dengan pengaturan keamanan yang ketat sekalipun informasi informasi tersebut dapat masuk ke jejaring social kita karena dapat dilakukan hanya dengan satu ketukan jari tangan.

    Apa yang saat ini terjadi di Indonesia, yang melanda kita semua dengan begItu deras dan dasyatnya, adalah bagian daripa Manfaat dan Mudhorot dari social media. Ironinya sudah sedemikian membahayakan, karena sudah mengarah pada terusiknya budaya asli Nusantara yang sebernarnya syarat dengan “ Toleransi dan damai”, dengan derasnya gelombang modernisasi di bidang ICT ini “ BHINEKA TUNGGAL EKA” kebanggan kita sedang tercabar. (DAS)
    (Bersambung ...)

    , ,


    ELVIPS.COM - Kondisi di Suriah tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang, kita harus faham bahwa di sana terjadi pepeng antara Rezim berkuasa (Bashar al-Assad) vs Pemberontak.

    Kelompok anti pemerintah juga terdiri dari banyak sekali kelompok yang juga saling membunuhi satu sama lain. Jika disederhanakan, kelompok "pemberontak" yang juga saling berperang itu antara lain Front Syrian Army (FSA), Mujahidin, Milisi al-Nusra yang didukung al-Qaeda, Jund al-Aqsa, Syrian Revolutionary Command Council, dan tentunya IS (ISIS/ISIL/Daesh).

    Itu masih ditimbrungi pasukan dari batas negara semacam Hisbullah (Hezbollah), Tentara Revolusi Iran, Pasukan Kurdi, dan lain-lain. Pasukan resmi dari luar Syria juga hadir, antara lain Rusia dan Iran yang menyatakan mendukung Presiden Assad, dan Arab Saudi, Amerika, Inggris, Belgia, Prancis, dan Yordania yang "mendukung" sebagian pemberontak.

    Seperti dalam bagan di atas, kondisinya sangat ruwet, misalnya: pasukan tentara resmi Suriah melawan Al-Nusra yang didanai Al-Qaeda. Al-Qaeda menyatakan tidak ada hubungan dengan ISIS. Di sini ISIS memerangi pemerintah Assad. Amerika kontra Assad tapi juga "kontra" ISIS (yang dulu mereka bentuk, latih, dan danai), Rusia mendukung Assad, juga Kontra ISIS dan Al-Nusra. Al-Nusra saling membunuh juga dengan ISIS dan FSA, padahal ketiga milisi itu juga melawan Presiden Assad, dan seterusnya, silakan lihat bagan yg sudah disederhanakan itu.

    Belakangan ini marak hashtag #SaveAleppo, padahal haqqul yaqin 99% populasi di luar Suriah dan sekitarnya tidak tahu apa yang terjadi.

    Misalbya saja di Indonesia, isu 10-20jt Tenaga Kerja asal Tiongkok saja dimakan mentah-mentah, padahal itu adalah target kementrian pariwisata untuk mendatangkan wisatawan asal Tiongkok ke indonesia. Tenaga kerja asal tiongkok sendiri diperkirakan di angka 20 ribu pekerja, jauh di bawah TKI kita yang bekerja di seluruh dunia.

    Lalu ketika jalan di Car Free Day, banyak anak-anak muda mengumpulkan donasi untuk korban di Aleppo. 100% kita tentu setuju, faktanya banyak anak kecil dan perempuan serta warga sipil lainnya terjebak di Aleppo, sebagian memang tidak tahu harus mengungsi di mana, sebagian lagi dilarang meninggalkan kota dan dijadikan propaganda dan tameng hidup oleh para pemberontak. Warga sipil tersebut akan ditembak pemberontak apabila mencoba keluar dari batas kota.

    Kita tentu ikut bersimpati dan bersedih hati atas musibah kemanusiaan yang menimpa saudara-saudara kita, warga sipil yang tidak berminat dengan perang dan pembunuhan, tetapi terjebak dan menjadi korban.

    Bom-bom dari pesawat Rusia dan pasukan presiden Assad tentu banyak juga yang membunuhi warga sipil yg terjebak itu.

    Tapi jangan tepuk dada dulu, pasukan pemberontak juga banyak yang membunuhi warga sipil tersebut secara langsung, dan menjadikan sebagian lainnya sebagai tameng hidup, dan segera mempropagandakan bila ada serangan koalisi manapun yg menyebabkan warga sipil yg mereka pasang tersebut tewas. Tujuannya jelas untuk propaganda, dan kampanye rekruitmen mujahid baru, serta menggalang donasi dari seluruh dunia.

    Bahwa tujuan anak-anak muda di Car Free Day tersebut baik, namun penyalurannya bisa sangat berbahaya..

    Sebagian besar donasi yg tidak dikoordinir Kedutaan Besar RI di Suriah tidak pernah sampai ke korban sipil di Aleppo. Sebagian justru masuk ke kantong pemberontak dan milisi, dan digunakan untuk membayar gaji, logistik, dan persenjataan.

    Bahkan Dubes RI untuk Suriah (kita masih punya Dubes yang tinggal di Suriah, ketika negara lain menarik Dubesnya) menyatakan bahwa, bantuan kemanusiaan resmi berupa obat dan makanan pun, seringkali tidak sampai ke korban sipil, karena dirampas pemberontak di tengah jalan, kurang lebih sedemikian kacaunya..

    Korban jiwa akibat perang sipil di Suriah pun beragam versinya. Versi moderat menyatakan sekitar 470.000 jiwa, versi ekstrim menyebutkan 3,2jt jiwa, itu jumlah orang terbunuh yang sangat banyak di era modern ini, walupun tidak sebanyak 7juta (..ehmm..) peserta aksi di Monas kapan hari yang lalu.

    Mungkin tidak banyak yang menyangka, bahwa awal dari perang sipil Suriah ini adalah demonstrasi "kecil" yang berakhir rusuh, menuntut dibebaskannya 15 anak muda yang bikin corat-coret tembok di Daraa. Fitnah, hoax dan propaganda bersliweran di medsos, ditambah kompor-mengompor dan dana plus senjata untuk pemberontak, maka jadilah revolusi.

    Masih ingat Arab Springs? saat beberapa negara arab mulai kenal demo, ditunggangi, dan akhirnya revolusi menjelma seperti Mesir dan Libia.

    Suriah yg dikenal stabil itu mengalami hal yang sama.

    Dalam dunia intelejen, diketahui bahwa sangat mudah untuk menggerakkan revolusi bila ada dana dan senjatanya.

    Iraq dan Iran juga pernah disasar untuk direvolusikan dalam Arab Springs, tapi gagal. Iran terlalu kuat, sedangkan Saddam Hussein yg tidak mempan didemo, justru dikeroyok pasukan koalisi dengan alasan punya senjata pemusnah massal yang belum pernah ketemu sampai sekarang.

    Tumbangnya Iraq adalah salah satu cikal bakal ISIS/Daesh/ISIL yang kejam takterperikan itu.

    Demokrasi adalah alat untuk menumbangkan kekuasaan yang sangat efektif, bahkan tanpa ditumbangkanpun, dalam 2 periode (di Indonesia misalnya), rezim akan berganti sendiri, rakyat punya kuasa secara baik-baik menumbangkan pemimpinnya, atau juga mensukseskan pemimpin dan penggantinya setiap diadakannya pemilihan umum.

    Suriah menjadi hancur seperti neraka diawali dengan tidak dilaksanakannya demokrasi dan aturan hukum dengan baik. Dibumbui dengan demo dan
    , dibumbui fitnah dan hoax, plus kepentingan musuh negara.

    Oleh karena itu jangan main-main dengan hoax dan fitnah, jangan main-main pula dengan demo dalam jumlah massa yang besar, karena bila ada provokator, atau sniper gelap misalnya, bisa berujung rusuh, yang bila dikelola dengan baik oleh musuh bisa menjadi bola salju yang bisa membesar dan memusnahkah bangsa ini, memusnahkan baik yang setuju, ataupun yang tidak setuju..

    Seperti Suriah ... seperti Aleppo ...
    (Bintang Noor Prabowo)

    , , , , , ,

    Muhammad Junaidi Lubis aka Ucok (posisi duduk) ketika berakting dalam sebuah pementasan teater Jakarta. Sumber: dokumentasi pribadi
    Kalian bisa bebas ko tanpa banyak aturan yang menghalangi. Tapi bukan dalam konteks yang negatif ya. Ini bisa kalian lakukan dalam imajinasi kalian untuk membuat dunia sendiri. Coba aja buat dunia kalian yang penuh dengan kesenangan. Tapi jangan lupa untuk diterapin dalam dunia nyata dengan ekspresi yang positif. Biar semua orang bisa melihat dunia kalian. Seperti  guru kita ini yang suka mengekspresikan diri dengan berteater. Adalah Muhammad Junaidi Lubis, seorang guru kesenian di SMP Citra Negara, Depok. Yang menyalurkan ekspresinya dengan berteater, Juga dengan aktifitasnya sebagai guru. ia tetap peduli dengan problema pendidikan. Bukan hanya melanyalurkan bakat saja.
    Sedikit info, bahwa Ucog Lubis ini adalah penggagas ekskul CITER (Citra Negara Teater) di SMP Citra Negara. Juga sebagai Sutradara diberbagai teater, seperti Teater Hijau 51 (UPNVJ), Teater Tema Gunadarma, Teater Kleng (Universitas Pancasila), dan banyak lagi ketika masih tinggal di Jogja.
    Ucog -panggilan akrabnya- ini berbagi cerita persoal karirnya di kesenian dan kenapa dia mau jadi guru kepada KOLAGA.
    Apa yang membuat seorang Ucog masuk dunia kesenian ?
    Dulunya gua di SMA malah senang dunia olahraga, kaya basket sama sepak bola. Baru ketika masuk kuliah di UPN ‘Veteran’ Jakarta, ada orang yang gua lupa siapa namanya, dia itu mentor mahasiswa baru, yang menyarankan untuk masuk teater. Karena Dulu gua suka ngelawak di Ospek, dan katanya lucu. Padahal gua dulu sudah sempat ikut latihan basket di UPN, terus ada masukan lagi dari orang tua buat masuk Resimen Mahasiswa, biar masuk ABRI. Tapi ketika liat formulirnya kok ribet banget persyaratannya.
    Nah karena gua juga penasaran dengan teater, akhirnya gua masuk. Setelah kenal sama Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Teater Hijau 51, disitu semakin membuka wawasan gua terhadap seni teater.
    Lama-kelamaan gua ngerasa kalau passion atau jalan yang nyaman ya di kesenian. Buat gua untuk berekspresi dan segala macam perasaan sama apa yang ada didalam diri gua gak perlu dikeluarkan di ruang yang tidak jelas. Malah gua salurin agar bisa membuat karya dan bisa membuat orang lain bisa mengambil makna dari apa yang gua lakuin.
    Bahkan kuliahnya ga sesuai dari jalur. Selesai dari D3 Perbankan di UPN. Dan sempet kerja dibeberapa tempat. Tapi gak banget deh kayaknya. Lelah banget sama aktifitas dikerjaan itu. Gak ada ruang untuk berkesenian dan akhirnya gua menjadi pelatih atau sutradara teater di beberapa tempat. Tapi menurut gua basic nya masih kurang. Dan akhirnya gua dapet info di Institut Seni Indonesia (ISI) yang biayanya murah. Selama empat tahun gua kuliah di ISI itu selesai dan sempet ngelanjutin kuliah S-2 tapi gak sampai selesai.
    Ketika berteater, lebih konsen dibidang apa ?
    Awalnya setiap orang ketika masuk teater pengin jadi pemain, pengin tampil di depan banyak orang. Tapi lama kelamaan gua pengin tau di bidang lain. Gua pernah nyoba jadi lighting, kostum, musik, makeupstage manager, dan lainnya. Tapi setelah mencoba setiap bidang, keaktoran lah yang membuat gua nyaman. Akhirnya gua milih keaktoran.
    Waktu gua masuk ISI minat utama keaktoran tuh gak ada. Akhirnya gua milih Penyutradaraan. Dan gua juga sempet jadi salah satu orang yang membuat sebuah Saturday Acting Club di Jogja. Awalnya memang ketidakpuasan dikelas ISI ini, dan akhirnya dosen gua menggagas Saturday Acting Class.
    Jadi setiap hari Sabtu dosen itu menyediakan waktu untuk latihan bareng untuk acting. Lama kelamaan ditantang sama lembaga kesenian Kedai Kebun untuk mengisi kegiatan selama setahun dan disitu berubah nama menjadi Saturday Acting Club. Karena bukan tempat laboratorium lagi tapi udah untuk berkarya. Dari situ berkembang sampai sekarang. Tahun 2005 mulai terbentuk dan di 2006 udah mulai eksis membuat pertunjukan dari beberapa genre.


    Ucok (hijau) sedang beradu akting dalam pementasan teater di Jakarta Selatan. Sumber: dokumentasi pribadi.

    Ketika sudah menempuh jalan berteater, ko sekarang jadi guru kesenian di sekolah ?
    Jadi waktu di Jogja ada program dari Yayasan Bagong Kusudiarjo. Itu tempatnya Butet, dia membuka program, dan gua ikut program itu sebagai fasilitator workshop yang berbasis seni untuk orang-orang non-seni. Sebagian besar kita bekerjasama dengan Dinas Pendidikan di Bantul. Sebagian besar pesertanya guru. Jadi dalam satu tahun ada enam kali workshop. Dan setiap kegiatanyanya, pesertanya itu berbeda-beda. Ada guru, anak SMA, SMP, sampai SD, dan akhirnya gua punya prinsip seni itu punya ruang yang bisa dikoneksikan kebidang yang lain, khususnya softskillnya, yaitu kreatifitas dan imajinasi itu.
    Sebenarnya setiap orang punya softskill itu, cuman di bidang seni imajinasi dan kreatifitas diolah lebih dalam lagi. Nah ternyata dari situ bisa diproyeksikan dibidang lain. Ternyata ketika mengikuti workshop itu, selain refresing, mereka menemukan hal yang sebenarnya mereka punya tapi tidak tersadar.
    Kayaknya kalau gua terjun sebagai pengajar, mungkin memasyarakatkan seni ini jadi lebih banyak orang memahami seni dan menggunakan imajinasi dan kreatifitas untuk bidang bidang yang lain. Khususnya anak-anak sekarang untuk perang terhadap budaya, norma, etika dan sebagainya yang sudah sedemikian kacau ini.
    Kalau kita gak masuk dalam dunia pendidikan ya kita hanya omong kosong. Sebenernya gampang saja kalau mau jadi artis sinetron, ikut casting, itu sangat terbuka. Tapi ada hal yang sangat penting yang harus diselamatkan yaitu generasi muda. Mangkanya gua memilih harus menjadi guru. Mungkin secara financial tidak seperti profesi yang lain, tapi pengabdian gua ini adalah investasi untuk diri gua di depan sana.
    Gua merasa nyaman kalau peserta didik gua menganggap kesenian itu hanya biasa saja. Tapi bagaimana mereka mengeloah imajinasi dan kreatifitas mereka. Jadi gak ada lagi yang berpikiran sempit kaya tawuran atau narkoba. Karena menurut gua ruang kreatifitas untuk berekspresi di sekolah kan minim banget, mangkanya dipelajaran gua mereka cenderung praktek dan praktek, supaya mereka bisa mendayagunakan kreatifitas mereka itu.
    Ketika menjadi guru, menerapkan konsep berteater kah ?
    Setiap guru itu harus memiliki teknik yang bagus, bisa menguasai ruang kelas dengan energi dan pembawaan dia. Dan tektnik berteater itu berguna sekali. Seperti suara yang harus jelas agar bisa terdengar sampai belakang, membaca suasana kelas, kelas ini harus dicairkan dulu. Dan itu salah satu tugas actor di teater itu didalam panggung mengalirkan cerita biar jadi point of interest.
    Terkadang gua juga mengajak murid itu untuk terlibat. Sampai akhirnya mereka merasa senang dengan itu, dan akhirnya gua tanya kepada murid itu apa yang mereka rasakan dan ternyata banyak menemukan sesuatu dari yang dilakukan itu.
    Konsep ruang kelas yang selama ini ada udah sangat kaku banget, nah bagaimana menghancurkan ruangan ini agar mereka bisa menghadirkan imajinasi yang liar dalam ruangan ini, dan itu butuh tenaga ekstra. Apa lagi refrensi mereka sinetron, tv, sosial media. Sehingga mereka minim kreatifitas dan tidak relax untuk mengerjakan hal lain. Dan mereka lebih cepet dewasa kalau menurut gua.
    Dalam berteater dan jadi seorang guru, sesulit apa ?
    Sama sama punya tantangn, kalau jadi guru kita harus menyampaikan materi. Tapi materi itu harus sampai ke murid. Itu harus ada metode yang selalu baru agar murid ini gak jenuh. Apalagi pelajaran seni budaya dan prakarya gak penting menurut mereka. Karena gak masuk Ujian Negara.
    Nah, bagaimana agar pelajaran ini jadi menarik dan mereka jadi tertantang untuk mengikuti pelajaran ini. mereka ditantang untuk tampil di depan dan membuat sesuatu dan gua apresiasi, ini yang membuat mereka bersuka ria untuk ikut kegiatan gua. Walaupun masih ada yang takut dan tegang. Tapi gua selalu berusaha memberi semangat agar mereka sadar kalau mereka bisa.
    Di dunia pendidikan, murid bisa menjawab soal, tapi bisa gak jawaban itu menyelesaikan persoalan, kan belum tentu. Mereka mempelajari teori, tapi mereka belum sanggup mengaplikasikan kedalam dunia sebenarnya. Ya jawaban sih bener, tapi dalam kenyataannya masih belum selesai dan ini menjadi pertanyaan besar buat diri gua bagaimana bisa menyadarkan mereka bahwa sebenarnya murid belajar diruang kelas bisa diaplikasikan di dunia nyata. Sebenarnya kan kalau kita terus menerus memberi pemahaman mereka bisa lebih aplikatif menciptakan hal-hal baru diluar sekolah. 
    Ada gak nilai-nilai berteater yang diambil untuk kehidupan sehari-hari?
    Pastinya ada.
    Contohnya ?
    Karena gua udah punya anak sekarang. Nah di teater gua bisa jadi apa saja, dan ketika gua bermain dengan anak gua, gua menggunakan cara berfikir anak kecil agar bisa bercengkrama dengan anak gua, dan anak gua juga nyaman karena nyambung dengan pemikiran anak gua. Dan itu bisa melatih daya pikir, daya cipta, daya ekspresinya dia.
    Dan dalam hidup, gua bisa terapin nilai-nilai kesenian itu, bagaimana gua bisa menghadapi orang orang. Dikesenian misalnya menghadapi orang yang meng-hire gua untuk mengerjakan projek kesenenian, mereka kan orang yang bukan non-seni, bagaimana gua bisa nyambung, ya gua harus berperan jadi orang yang bukan non-seni agar bisa memahami isi otak mereka, apa saja yang mereka harapkan.
    Seni itu menurut gua sangat fleksibel karena semua orang butuh seni. Kalau menurut gua nilai tertinggi dari sebuah ilmu adalah seni. Contohnya kalau suka masak dan biasanya itu disebut seni memasak. Dan di seni, gua bisa mempelajari berbagai macam karakter, walaupun dinamis setiap orang selalu berkembang dalam hidupnya. Jadi gua gak sungkan untuk belajar kemana dan belajar ke apa. SampaI sekarang gua juga terus belajar untuk terus berkembang.
    Ada gak yang ingin dilakukan untuk mengapresiasi dunia seni ini ?
    Gua tuh punya prinsip, yaitu “memasyarakatkan seni dan seni yang bermasyarakat”. Maksudnya bagaimana seni itu bisa diterima. Gua pengen ngeliat anak-anak kecil nongkrongnya ga cuma coba ngerokok dan godain cewe, mereka nongkrong beraktifitas membuat karya seni. Seni itu gak harus belajar teknik seni yang sedemikian rupa, baru lu bisa berkesenian sekarang. Menurut gua dengan diri lu yang sekarang, lu bisa mengeluarkan nilai seni, asal lu jujur.
    Semua orang bisa berkesenian, asalkan bisa jujur dengan diri sendiri. orang kan ga pengen keliatan jelek, miskin, lusuh, atau bau. Padahal dirinya itu begitu, kalau mereka bisa jujur, gua rasa semua orang bisa menghadirkan nilai seninya sendiri. Dan menurut gua teater ini adalah labolatorium kecil untuk kita mengolah daya cipta kita. Karena disitu multi disiplin banget, lu bisa belajar apa aja disana.
    Sumber:
    http://kolaga.net/memasyarakkan-seni-bersama-bang-ucok/

    , , , , ,

    ELVIPS.COM - Jejak-jejak roda yang telah ditemukan di berbagai lokasi, termasuk di Turki dan Spanyol, yang tampaknya ditinggalkan oleh semacam jejak kendaraan berat yang bisa melintasi segala medan pada sekitar 12 juta hingga 14 juta tahun yang lalu, menurut Dr. Alexander Koltypin, seorang ahli geologi dan direktur Natural Science Research Center di Universitas Internasional Independen Ekologi dan Politologi Moskow, Rusia.


    Ini adalah sebuah pengakuan yang kontroversial, mengingat peradaban manusia yang dipikirkan oleh para golongan arkeolog utama hanya berkisar beberapa ribu tahun ke belakang, bukannya jutaan tahun. Belum lagi itu juga merupakan ide tentang peradaban prasejarah yang cukup maju untuk memiliki kendaraan tersebut.
    Menurut Koltypin di situsnya, jejak roda itu terbentuk pada periode Miosen tengah dan akhir (sekitar 12 sampai 14 juta tahun yang lalu).
    Pada waktu itu, tanah masih basah dan lembut, layaknya tanah liat lunak. Kendaraan besar itu tenggelam ke dalam lumpur saat mereka berkendara di atasnya. Ban bekas roda di berbagai kedalaman menunjukkan bahwa dari waktu ke waktu daerah itu mengalami pengeringan. Dan kendaraan itu masih melaju di atasnya ketika sudah kering, menurut Koltypin, sehingga tidak tenggelam sedalam sebelumnya.
    Kendaraan itu ditaksir memiliki panjang yang sama dengan mobil modern, tetapi bannya memiliki lebar 23 cm.
    Menurut Koltypin, karya geologi dan arkeologi yang berisi informasi tentang hipotesis semacam ini sangat sedikit, terutama dalam bahasa Inggris. Referensi biasanya hanya mengatakan bahwa jejak-jejak itu ditinggalkan oleh gerobak yang ditarik oleh keledai atau unta.
    “Saya tidak akan pernah menerimanya,” tulisnya dalam penjelasan tersebut. “Saya sendiri akan selalu mengingat … bahwa banyak peradaban lain dari planet kita yang dihapus dari sejarah kita sendiri.”
    Koltypin menyatakan bahwa jejak kendaraan semacam itu tidak bisa ditinggalkan oleh gerobak atau kereta yang berbobot ringan, karena jejak itu begitu dalam dan lebar sehingga seharusnya terdapat kendaraan yang jauh lebih berat daripada gerobak atau kereta.
    Ia telah melakukan banyak studi lapangan di berbagai lokasi dan meninjau terbitan studi tentang geologi lokal secara luas. Menurut hipotesisnya, sebuah jaringan jalan raya tersebar melintasi Mediterania pada lebih dari 12 juta tahun yang lalu.


    Jejak yang telah membatu di Frigia Valley, Turki. Menurut Dr. Alexander Koltypin, kemungkinan besar jejak-jejak itu ditinggalkan oleh kendaraan kargo yang ditempatkan di sana oleh peradaban yang sama. (COURTESY OF DR. ALEXANDER KOLTYPIN)
    Jejak yang telah membatu di Frigia Valley, Turki (COURTESY OF DR. ALEXANDER KOLTYPIN)

    Cara ini tampaknya digunakan oleh orang-orang yang membangun kota bawah tanah seperti Cappadocia di Turki, yang juga diduga berusia jauh lebih tua daripada perkiraan para ahli arkeologi utama.
    “Jejak-jejak roda yang telah membatu juga ditemukan di Malta, Italia, Kazakhstan, Perancis, dan bahkan di Amerika Utara,” ujar Koltypin.


    Jejak yang telah membatu di Frigia Valley, Turki (COURTESY OF DR. ALEXANDER KOLTYPIN)
    Jejak yang telah membatu di Frigia Valley, Turki (COURTESY OF DR. ALEXANDER KOLTYPIN)

    Salah satu bukti utama adalah di Sofca, Turki, dengan trek seluas sekitar 75 x 15 kilometer. Sedangkan bukti lain adalah di Cappadocia, Turki, dimana terdapat beberapa kantong trek, salah satu yang terbesar adalah sekitar 40 x 24 km.
    Para arkeolog utama menyebut banyak trek itu berasal dari berbagai peradaban pada periode waktu yang berbeda. Namun, Koltypin mengatakan bahwa itu tidak benar sebab atribut jejak itu tampak identik, berdasarkan pada bekas roda dan kompleksitas bawah tanah untuk era dan budaya yang berbeda.
    Koltypin menyebutkan bahwa jejak- jejak kendaraan itu berasal dari peradaban luas tunggal dalam rentang usia yang panjang. “Beberapa kejadian seperti bencana alam seperti tsunami, letusan gunung berapi, banjir, dan gangguan tektonik yang telah meninggalkan patahan besar di Bumi sehingga menghapuskan banyak sisa-sisa peradaban prasejarah yang maju ini,” menurut Koltypin.
    Namun jika melihat dampak peristiwa ini berdasarkan formasi geologi, Koltypin juga dapat menentukan bahwa bekas roda ini dan jalanan yang dilaluinya paling mungkin terbentuk sebelum peristiwa bencana terjadi.
    “Deposit mineral berat lapisan trek dan erosi menunjukkan tentang eksisnya sebuah peradaban kuno yang besar,” tambahnya.
    Proses membatu memang dapat terjadi dalam beberapa ratus tahun atau bahkan beberapa bulan, sehingga tidak ada fakta yang menunjukkan bahwa jejak- jejak kendaraan yang telah membatu itu telah sangat tua. Namun, Koltypin berpendapat bahwa bukti geologi lainnya menunjukkan mereka dibuat selama periode Miosen jutaan tahun yang lalu.
    “Kota-kota bawah tanah di sekitarnya, sistem irigasi, sumur, dan banyak lagi, juga menunjukkan tanda-tanda yang berusia jutaan tahun,” tegas Koltypin. Akan tetapi ia juga menambahkan, “Tanpa studi tambahan yang signifikan bersama dengan sekelompok besar arkeolog, ahli geologi, dan ahli tentang legenda rakyat, tidak mungkin untuk menjawab pertanyaan mengenai peradaban masa lalu ini.” (Epochtimes/Tara Macisaac/Osc)

    , , ,

    ELVIPS.COMSetelah kegagalan “kudeta” yang sangat memalukan itu, pemerintah Belanda memutuskan untuk secepat mungkin mengevakuasi pasukan RST. Pada sidang kabinet tanggal 6 Februari dipertimbangkan, untuk memindahkan pasukan RST ke Papua Barat, karena membawa mereka ke Belanda akan menimbulkan sejumlah masalah lagi. Pada 15 Februari 1950 Menteri Götzen memberi persetujuannya kepada Hirschfeld untuk mengirim pasukan RST yang setia kepada Belanda ke Belanda, dan pada hari itu juga gelombang pertama yang terdiri dari 240 anggota RST dibawa ke kapal Sibajak di pelabuhan Tanjung Priok. Komandan RST Letkol Borghouts terbang ke Belanda untuk mempersiapkan segala sesuatunya.
    Disediakan tempat penampungan di kamp Prinsenbosch dekat Chaam, 15 km di sebelah tenggara kota Breda. Pada 17 Maret 1950 gelombang pertama pasukan RST tiba di tempat penampungan, dengan pemberitaan besar di media massa. Pada 27 Maret dan 23 Mei 1950 tiba dua rombongan pasukan RST berikutnya. Keseluruhan pasukan RST bersama keluarga mereka yang ditampung di Prinsenbosch sekitar 600 orang. Sekitar 400 orang telah didemobilisasi di Jakarta, dan di Batujajar sekitar 200 orang pasukan RST, sedangkan 124 orang pasukan RST yang terlibat dalam aksi Westerling, ditahan di pulau Onrust menunggu sidang pengadilan militer.
    Jumlah tentara Belanda yang ditahan untuk disidangkan jelas sangat kecil, dibandingkan dengan yang tercatat telah ikut dalam aksi kudeta Westerling, yaitu lebih dari 300 orang.
    Demikianlah akhir yang memalukan bagi pasukan elit Reciment Speciale Troepen(RST) yang merupakan gabungan baret merah (1e para compagnie) dan baret hijau (Korps Speciale Troepen) yang pernah menjadi kebanggaan Belanda, karena “berjasa” menduduki Ibukota Republik Indonesia, Yogyakarta.
    Namun bagi Westerling dan anak buahnya yang tertangkap, ceriteranya belum berhenti di sini. Westerling sendiri masih membuat pusing pimpinan Belanda, baik sipil mau pun militer di Jakarta. Dia merencanakan untuk lari ke Singapura, di mana dia dapat memperoleh bantuan dari teman-temannya orang Tionghoa. Maka dia kemudian menghubungi relasinya di Staf Umum Tentara Belanda di Jakarta.
    Sejak kegagalan tanggal 23 Januari, Westerling bersembunyi di Jakarta, dan mendatangkan isteri dan anak-anaknya ke Jakarta. Dia selalu berpindah-pindah tempat, antara lain di Kebon Sirih 62 a, pada keluarga de Nijs.
    Pada 8 Februari 1950 isteri Westerling menemui Mayor Jenderal van Langen, yang kini menjabat sebagai Kepala Staf, di rumah kediamannya. Isteri Westerling menyampaikan kepada van Langen mengenai situasi yang dihadapi oleh suaminya. Hari itu juga van Langen menghubungi Jenderal Buurman van Vreeden, Hirschfeld dan Mr. W.H. Andreae Fockema, Sekretaris Negara Kabinet Belanda yang juga sedang berada di Jakarta. Pokok pembicaraan adalah masalah penyelamatan Westerling, yang di mata banyak orang Belanda adalah seorang pahlawan. Dipertimbangkan antara lain untuk membawa Westerling ke Papua Barat. Namun sehari setelah itu, pada 9 Februari Hatta menyatakan, bahwa apabila pihak Belanda berhasil menangkap Westerling, pihak Republik akan mengajukan tuntutan agar Westerling diserahkan kepada pihak Indonesia. Hirschfeld melihat bahwa mereka tidak mungkin menolong Westerling karena apabila hal ini terungkap, akan sangat memalukan Pemerintah Belanda. Oleh karena itu ia menyampaikan kepada pimpinan militer Belanda untuk mengurungkan rencana menyelamatkan Westerling.
    Namun tanpa sepengetahuan Hirschfeld, pada 10 Februari Mayor Jenderal van Langen memerintahkan Kepala Intelijen Staf Umum, Mayor F. van der Veen untuk menghubungi Westerling dan menyusun perencanaan untuk pelariannya dari Indonesia. Dengan bantuan Letkol Borghouts -pengganti Westerling sebagai komandan pasukan elit KST- pada 16 Februari di mess perwira tempat kediaman Ajudan KL H.J. van Bessem di Kebon Sirih 66 berlangsung pertemuan dengan Westerling, di mana Westerling saat itu bersembunyi. Borghouts melaporkan pertemuan tersebut kepada Letkol KNIL Pereira, perwira pada Staf Umum, yang kemudian meneruskan hasil pertemuan ini kepada Mayor Jenderal van Langen.
    Westerling pindah tempat persembunyian lagi dan menumpang selama beberapa hari di tempat Sersan Mayor KNIL L.A. Savalle, yang kemudian melaporkan kepada Mayor van der Veen. Van der Veen sendiri kemudian melapor kepada Jenderal van Langen dan Jenderal Buurman van Vreeden, Panglima tertinggi Tentara Belanda. Dan selanjutnya, Van Vreeden sendiri yang menyampaikan perkembangan ini kepada Sekretaris Negara Andreae Fockema. Dengan demikian, kecuali Hirschfeld, Komisaris Tinggi Belanda, seluruh jajaran tertinggi Belanda yang ada di Jakarta –baik militer maupun sipil- mengetahui dan ikut terlibat dalam konspirasi menyembunyikan Westerling dan rencana pelariannya dari Indonesia. Andreae Fockema menyatakan, bahwa dia akan mengambil alih seluruh tanggungjawab.
    Pada 17 Februari Letkol Borghouts dan Mayor van der Veen ditugaskan untuk menyusun rencana evakuasi. Disiapkan rencana untuk membawa Westerling keluar Indonesia dengan pesawat Catalina milik Marineluchtvaartdienst – MLD (Dinas Penerbangan Angkatan Laut) yang berada di bawah wewenang Vice Admiral J.W. Kist. Rencana ini disetujui oleh van Langen dan hari itu juga Westerling diberitahu mengenai rencana ini. Van der Veen membicarakan rincian lebih lanjut dengan van Langen mengenai kebutuhan uang, perahu karet dan paspor palsu. Pada 18 Februari van Langen menyampaikan hal ini kepada Jenderal van Vreeden.
    Van der Veen menghubungi Kapten (Laut) P. Vroon, Kepala MLD dan menyampaikan rencana tersebut. Vroon menyampaikan kepada Admiral Kist, bahwa ada permintaan dari pihak KNIL untuk menggunakan Catalina untuk suatu tugas khusus. Kist memberi persetujuannya, walau pun saat itu dia tidak diberi tahu penggunaan sesungguhnya. Jenderal van Langen dalam suratnya kepada Admiral Kist hanya menjelaskan, bahwa diperlukan satu pesawat Catalina untuk kunjungan seorang perwira tinggi ke kepulauan Riau. Tak sepatah kata pun mengenai Westerling.
    Kerja selanjutnya sangat mudah. Membeli dolar senilai f 10.000,- di pasar gelap; mencari perahu karet; membuat paspor palsu di kantor Komisaris Tinggi (tanpa laporan resmi). Nama yang tertera dalam paspor adalah Willem Ruitenbeek, lahir di Manila.
    Pada hari Rabu tanggal 22 Februari, satu bulan setelah “kudeta” yang gagal, Westerling yang mengenakan seragam Sersan KNIL, dijemput oleh van der Veen dan dibawa dengan mobil ke pangkalan MLD di pelabuhan Tanjung Priok. Westerling hanya membawa dua tas yang kelihatan berat. Van der Veen menduga isinya adalah perhiasan. Pesawat Catalina hanya singgah sebentar di Tanjung Pinang dan kemudian melanjutkan penerbangan menuju Singapura. Mereka tiba di perairan Singapura menjelang petang hari. Kira-kira satu kilometer dari pantai Singapura pesawat mendarat di laut dan perahu karet diturunkan.
    Dalam bukunya De Eenling, Westerling memaparkan, bahwa perahu karetnya ternyata bocor dan kemasukan air. Beruntung dia diselamatkan oleh satu kapal penangkap ikan Cina yang membawanya ke Singapura. Setibanya di Singapura, dia segera menghubungi temanTionghoanya Chia Piet Kay, yang pernah membantu ketika membeli persenjataan untuk Pao An Tui. Dia segera membuat perencanaan untuk kembali ke Indonesia.
    Namun pada 26 Februari 1950 ketika berada di tempat Chia Piet Kay, Westerling digerebeg dan ditangkap oleh polisi Inggris kemudian dijebloskan ke penjara Changi. Rupanya, pada 20 Februari ketika Westerling masih di Jakarta, Laming, seorang wartawan dari Reuters, mengirim telegram ke London dan memberitakan bahwa Westerling dalam perjalanan menuju Singapura, untuk kemudian akan melanjutkan ke Eropa. Pada 24 Februari Agence Presse, Kantor Berita Perancis yang pertama kali memberitakan bahwa Westerling telah dibawa oleh militer Belanda dengan pesawat Catalina dari MLD ke Singapura. Setelah itu pemberitaan mengenai pelarian Westerling ke Singapura muncul di majalah mingguan Amerika,Life. Pemberitaan di media massa tentu sangat memukul dan memalukan pimpinan sipil dan militer Belanda di Indonesia.
    Kabinet RIS membanjiri Komisaris Tinggi Belanda Hirschfeld dengan berbagai pertanyaan. Hirschfeld sendiri semula tidak mempercayai berita media massa tersebut, sedangkan Jenderal Buurman van Vreeden dan Jenderal van Langen mula-mula menyangkal bahwa mereka mengetahui mengenai bantuan pimpinan militer Belanda kepada Westerling untuk melarikan diri dari Indonesia ke Singapura. Keesokan harinya, tanggal 25 Februari Hirschfeld baru menyadari, bahwa semua pemberitaan itu betul dan ternyata hanya dia dan Admiral Kist yang tidak diberitahu oleh van Vreeden, van Langen dan Fockema mengenai adanya konspirasi Belanda untuk menyelamatkan Westerling dari penagkapan oleh pihak Indonesia.
    Fockema segera menyatakan bahwa dialah yang bertanggung- jawab dan menyampaikan kepada Pemerintah Republik Indonesia Serikat, bahwa Hirschfeld sama sekali tidak mengetahui mengenai hal ini. Menurut sinyalemen Moor, sejak skandal yang sangat memalukan Pemerintah Belanda tersebut terbongkar, hubungan antara Hirschfeld dengan pimpinan tertinggi militer Belanda di Indonesia mencapai titik nol.
    Pada 5 April 1950 Sultan Hamid II ditangkap atas tuduhan terlibat dalam “kudeta” Westerling bulan Januari 1950.
    Pada 7, 8, 10 dan 11 Juli 1950 dilakukan sidang Mahkamah Militer terhadap 124 anggota pasukan RST yang ditahan di pulau Onrust, Kepulauan Seribu. Pada 12 Juli dijatuhkan keputusan yang menyatakan semua bersalah. Namun sebagian besar hanya dikenakan hukuman yang ringan, yaitu 10 bulan potong tahanan, beberapa orang dijatuhi hukuman 11 atau 12 bulan, satu orang kena hukuman 6 bulan dan hanya Titaley diganjar 1 tahun 8 bulan. Tidak ada yang mengajukan banding. Hukuman yang sangat ringan yang dijatuhkan oleh Mahkamah Militer Belanda terhadap tentara Belanda yang telah membantai 94 anggota TNI, termasuk Letkol Lembong, menunjukkan, bahwa Belanda tidak pernah menilai tinggi nyawa orang Indonesia. Setelah berakhirnya Perang Dunia II di Eropa, tentara Jerman yang terbukti membunuh orang atau tawanan yang tidak berdaya dijatuhi hukuman yang sangat berat, dan bahkan para perwira yang memerintahkan pembunuhan, dijatuhi hukuman mati.
    Sementara itu, setelah mendengar bahwa Westerling telah ditangkap oleh Polisi Inggris di Singapura, Pemerintah RIS mengajukan permintaan kepada otoritas di Singapura agar Westerling diekstradisi ke Indonesia. Pada 15 Agustus 1950, dalam sidang Pengadilan Tinggi di Singapura, Hakim Evans memutuskan, bahwa Westerling sebagai warganegara Belanda tidak dapat diekstradisi ke Indonesia. Sebelumnya, sidang kabinet Belanda pada 7 Agustus telah memutuskan, bahwa setibanya di Belanda, Westerling akan segera ditahan. Pada 21 Agustus, Westerling meninggalkan Singapura sebagai orang bebas dengan menumpang pesawat Australia Quantas dan ditemani oleh Konsul Jenderal Belanda untuk Singapura, Mr. R. van der Gaag, seorang pendukung Westerling.
    Westerling sendiri ternyata tidak langsung dibawa ke Belanda di mana dia akan segera ditahan, namun –dengan izin van der Gaag- dia turun di Brussel, Belgia. Dia segera dikunjungi oleh wakil-wakil orang Ambon dari Den Haag, yang mendirikan Stichting Door de Eeuwen Trouw – DDET (Yayasan Kesetiaan Abadi). Mereka merencanakan untuk kembali ke Maluku untuk menggerakkan pemberontakan di sana. Di negeri Belanda sendiri secara in absentia Westerling menjadi orang yang paling disanjung.
    Awal April 1952, secara diam-diam Westerling masuk ke Belanda. Keberadaannya tidak dapat disembunyikan dan segera diketahui, dan pada 16 April Westerling ditangkap di rumah Graaf A.S.H. van Rechteren. Mendengar berita penangkapan Westerling di Belanda, pada 12 Mei 1952 Komisaris Tinggi Indonesia di Belanda Susanto meminta agar Westerling diekstradisi ke Indonesia, namun ditolak oleh Pemerintah Belanda, dan bahkan sehari setelah permintaan ekstradisi itu, pada 13 Mei Westerling dibebaskan dari tahanan. Puncak pelecehan Belanda terhadap bangsa Indonesia terlihat pada keputusan Mahkamah Agung Belanda pada 31 Oktober 1952, yang menyatakan bahwa Westerling adalah warganegara Belanda sehingga tidak akan diekstradisi ke Indonesia.
    Setelah keluar dari tahanan, Westerling sering diminta untuk berbicara dalam berbagai pertemuan, yang selalu dipadati pemujanya. Dalam satu pertemuan dia ditanya, mengapa Sukarno tidak ditembak saja. Westerling menjawab:
    “Orang Belanda sangat perhitungan, satu peluru harganya 35 sen, Sukarno harganya tidak sampai 5 sen, berarti rugi 30 sen yang tak dapat dipertanggungjawabkan.”
    Beberapa hari kemudian, Komisaris Tinggi Indonesia memprotes kepada kabinet Belanda atas penghinaan tersebut.
    Pada 17 Desember 1954 Westerling dipanggil menghadap pejabat kehakiman di Amsterdam di mana disampaikan kepadanya, bahwa pemeriksaan telah berakhir dan tidak terdapat alasan untuk pengusutan lebih lanjut. Pada 4 Januari 1955 Westerling menerima pernyataan tersebut secara tertulis.
    Dengan demikian, bagi orang Belanda pembantaian ribuan rakyat di Selawesi Selatan tidak dinilai sebagai pelanggaran HAM, juga “kudeta’ APRA pimpinan Westerling tidak dipandang sebagai suatu pelanggaran atau pemberontakan terhadap satu negara yang berdaulat.
    Westerling kemudian menulis dua buku, yaitu otobiografinya Memoires yang terbit tahun 1952, dan De Eenling yang terbit tahun 1982. Buku Memoires diterjemahkan ke bahasa Prancis, Jerman dan Inggris. Edisi bahasa Inggris berjudul Challenge to Terror sangat laku dijual dan menjadi panduan untuk counter insurgency dalam literatur strategi pertempuran bagi negara-negara Eropa untuk menindas pemberontakan di negara-negara jajahan mereka di Asia dan Afrika.
    Kemudian bagaimana dengan nasib KNIL (Koninklijk Nederlands-Indisch Leger)? Berdasarkan keputusan kerajaan tanggal 20 Juli 1950, pada 26 Juli 1950 pukul 00.00, setelah berumur sekitar 120 tahun, KNIL dinyatakan dibubarkan. Berdasarkan hasil keputusan Konferensi Meja Bundar, mantan tentara KNIL yang ingin masuk ke TNI harus diterima dengan pangkat yang sama. Beberapa dari mereka kemudian di tahun 70-an mencapai pangkat Jenderal Mayor TNI!
    Westerling meninggal dengan tenang tahun 1987

    , , , ,

    ELVIPS.COM - Rahasia Penciptaan Tangan Manusia | Tangan manusia yakni satu diantara anggota tubuh manusia yang memiliki manfaat yang demikian banyak atau bhs kerennya multi manfaat. Tangan manusia bisa lakukan berbagai pekerjaan dalam satu saat melalui langkah bersamaan. Subhanallah. . . . Sekian indah serta agungnya penciptaan Allah swt. 

    Dengan pergantian jaman seperti saat ini, banyak terwujud robot seperti seperti manusia. Tetapi penciptaan robot yang di buat oleh manusia tidak bisa menandingi kehebatan Allah swt dalam buat mahluknya terlebih tangan manusia. Walaupun ilmuwan sehebat apa pun, secanggih apa pun alat yang dipakai masih tidak bisa menandingi kesempurnaan penciptaan Allah swt.

    Serta apakah Allah swt bikin tangan manusia hanya memiliki maksud seperti yang telah kita telah sadari dan kita ketahui? atau adakah satu hal hal yang istimewa di balik penciptaan tangan manusia? Pada sekarang ini, kita akan tekuninya bersamaan – sama.

    Tangan manusia tersusun dari 5 jari tangan yaitu ibu jari, jari telunjuk, jari tengah, jari manis serta jari kelingking. Dan tangan manusia ada juga telapak tangan yang di dalamnya apabila kita saksikan ada garis tangannya. Lalu apa keistimewaannya? perhatikan penjelasan di bawah ini!

    1. Kenyataan- kenyataan di balik rahasia penciptaan tangan :

    Tidak memerlukan perhitungan matematis
    Yang dimaksud dari pernyataan itu yaitu tangan manusia dalam mengangkat beban berapapun tidak harus di ukur berapakah daya yang diperlukan atau dikeluarkan. Namun berbeda dengan satu tagan robot, waktu akan mengangkat satu benda yang bebannya berbeda jadi daya yang butuh dikeluarkan robot itu harus dihitung dan masing-masing ada pergantian beban bertukar juga daya yang digunakan.

    2. Bentuk Jari tangan yang unik dan istimewa

    Waktu kita memprhatikan dengan cermat bila jari – jari manusia memiliki panjang yang berbeda dan keempat jari menghadap ke depan tengah ibu jari menghadap ke atas. Perhatikan gambar di bawah ini lewat cara saksama :


    Dari gambar di atas dapat kita fahami, bahwasannya apabila kita saksikan lewat cara saksama ke lima jari tangan kita membuat kalimat ”

    Jari kelingking, terlihat seperti huruf alif.
    Jari yang pertama ini menggambarkan rukun islam yang pertama yaitu membaca syahadat. Syahadat yaitu hal yang mendasar untuk seorang mukmin atau dapatlah digambarkan dengan pondasi dalam satu agama.

    Jari Manis, terlihat seperti huruf Lam.
    Jari manis ini mengganbarkan rukun islam yang ke dua, yaitu mendirikn shalat. Shalat yaitu tiang dari satu agama (agama islam) .

    Jari Tengah, terlihat seperti hruf lam tasyjid
    Jari tengah, atau jari yang ketiga ini perlihatkan rukun iman yang ke tiga yaitu berpuasa. Puasa juga yaitu amal melaksanakan ibadah yg tak kalah intinya dari shalat. Puasa ada yang perlu serta ada juga yang sunnah.  

    Jari Telunjuk dan ibu jari, terlihat seperti huruf Ha.
    Pada jari telunjuk sampai pada ibu jari, terbentuk huruf ha. Jari telunjuk yaitu jari yang ke empat yang perlihatkan rukun islam yang ke empat yakni berzakat. Dan ibu jari yaitu rukun iman yang ke lima yaitu berhaji untuk yang bisa.

    3. Pada telapak tangan ada satu garis tangan istimewa



    Di masing-masing telapak tangan manusia, ada garis tangan yang lewat cara kasat mata tidak ada keunggulan di dalamnya. Namun, bila kita saksikan lewat cara saksama jadi bakal terlihat bila garis itu melambangkan jumlah asmaul khusna atau membuat angka 99. Perhatikan gambar di bawah ini :

    4. Kuku yang memiliki banyak manfaat

    Kuku yakni segi dari tangan yang kelihatannya kecil dan tidak bertindak apa – apa. Namun sebenarnya kuku yakni segi yang kecil namun faedahnya dapat bikin perlindungan segi ujung – ujung jari. Dan kuku bisa pula mengatur berapakah tekanan apakah itu keras atau lunak. Dan kuku bisa pula membantu dalam mengambil benda – benda yang demikian kecil.

    Subhanallah. . . .

    Allah swt sebegitu detailnya dalam membuat kita manusia. Semoga dengan penjelasan mengenai rahasia penciptaan tangan dalam syariat islam di atas kita dapat lebih mensyukuri dengan apa yang telah Allah swt limpahkan pada kita. Terutama kita yang memiliki kesempurnaan fisik, apakah akan tetaplah mengeluh? dan tidak bersyukur serta bermalas- malasan? semua kembali ke diri kita sendiri. Semoga bermanfaaat


Top